Yamaha Mulai Test Pasar dan Tes Jalan Motor Listrik Serupa Nmax

  • Azzar
  • Okt 25, 2022

Yamaha Motor Manufaktur Indonesia (YIMM) mengawali program test pasar, buat motor listrik serupa Nmax, E01. Motor yang bentuknya masih juga dalam tahapan arketipe ini telah dikenalkan pada April lalu di Indonesia.

Test pasar ini sebagai sisi dari Proof of Concept, yakni program untuk validasi sebuah ide saat sebelum masuk ke tahapan peningkatan selanjutnya. Test pasar ini diawali dari aktivitas tes berkendaraan untuk media yang sudah dilakukan di Bogor, Selasa (25/10).

Ada dua arah besar YIMM melangsungkan program PoC yaitu buat memperlihatkan loyalitas dan kumpulkan data saran dari customer yang sudah memakai E01.

Mulai 20 November YIMM sediakan 20 unit E01 yang ditebar di Jakarta, Bandung, Bali dan Medan untuk dipinjam oleh 4.000 customer. Customer dapat ajukan diri pinjam E01 untuk dipakai sepanjang hari melakukan aktivitas selanjutnya YIMM akan minta data mengenai kisah hidupnya.

President Director dan CEO YIMM Minoru Morimoto menerangkan ia tidak ingin cepat-cepat melaunching sepeda motor listrik buat customer di Indonesia. Katanya peningkatan motor listrik di Indonesia perlu waktu karena sesuaikan keperluan lokal yang disebutkan berlainan dari negara yang lain.

“Kami akan menyaksikan seberapa jauh motor ide ini bisa diterima, dan apa motor ide ini cukup baik dengan beragam keunikannya dalam menjawab keperluan mobilisasi warga Indonesia,” tutur Morimoto.

Detail Yamaha E01

E01 ialah motor listrik yang bentuknya menyengaja serupa Nmax, kata Morimoto. Motor ini diberi battery seberat 38 kg yang tidak dapat dicabut, terletak di bawah, pas antara ke-2 kaki pengendara.

Berat battery membuat titik pusat gravitasi ada di tengah motor, ini membuat design suspensi belakang jadi unik. Suspensi double ditempatkan di muka lengan ayun.

Battery E01 sanggup hasilkan tenaga 8,1 kW (11 ponsel) digabungkan dengan motor listrik 1 kW (1,3 ponsel) dan torsi 30,1 Nm.

Pengendara dapat pilih tiga model berkendaraan, yakni ECO, Standar dan Power. Kecepatan optimal motor ini 100 km /jam dan jarak menempuh optimal 104 km (kecepatan stabil 60 km /jam).

Test pasar yang sudah dilakukan YIMM ini berlainan dari yang telah dilaksanakan Astra Honda Motor (AHM) pada PCX Electric. AHM mengetes dengan sewakan PCX Electric ke beragam faksi, dan YIMM pinjamkan E01 langsung ke customer.

E01 tidak memakai mekanisme ganti (swap) battery tetapi fixed battery. Ada tiga langkah mengecas E01, yakni di dalam rumah, memakai adaptor pasang atau di stasiun pengecasan cepat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *