Lihat 5 Hal Penting Ini supaya Terbebas dari Korsleting “Water Heater”

  • Azzar
  • Okt 31, 2022

Water heater sebagai alat yang dipakai untuk memanasi air di kamar mandi.

Water heater memungkinkannya yang tinggal di rumah untuk dapat mandi sama air hangat.

Tetapi, penempatan dan pemakaian water heater yang salah malah dapat menyebabkan korsleting sampai mengakibatkan kematian.

Kasus terkini misalkan, sekeluarga di Pulogadung, Jakarta Timur, meninggal tersetrum di kamar mandi karena korsleting water heater.

Kejadian celaka ini pasti perlu jadi pelajaran bagi kita agar semakin waspada saat menentukan, memasangkan, dan memakai water heater.

Berikut lima hal yang penting dipahami saat sebelum memakai water heater:

1. Pilih produk water heater

Trainer Product Ariston Achmad Fachryatna menjelaskan, pilih produk water heater sebagai hal yang harus jadi perhatian.

Menurutnya, banyak merk yang dijajakan di pasar pada harga yang bervariatif.

“Penting pilih produk yang bukan hanya murah, tapi juga punyai kualitas dan keamanan yang tinggi,” kata Fachry saat dijumpai Kompas.com pada acara IndoBuildTech 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Selasa (22/3/2022).

Biasanya, tipe water heater yang terkenal dipakai itu ada dua, yakni water heater gas dan elektrik.

Jika sudah memilih untuk memakai water heater dengan bahan bakar gas, harus dimengerti dimulai dari tipe gas apa yang digunakan sampai bagaimana cara memakainya.

Dalam pada itu, saat memakai water heater elektrik perlu dimengerti bagaimana cara kerjanya.

2. Terpasang oleh mekanik sah

Ke-2 , sesudah mendapati water heater yang pas, yakinkan jika alat itu terpasang oleh mekanik sah.

Beberapa mekanik sah ini pasti lebih memahami berkenaan produk kepunyaannya hingga bisa jamin keamanan saat terpasang.

“Penempatan memang seharusnya lewat mekanik sah. Contoh kami, Ariston itu selainnya membuat produk water heater, tapi juga punyai mekanik sah yang pakar dan eksper,” ungkapkan Fachry.

3. Peletakan water heater

Tidak itu saja, peletakan water heater juga penting untuk menahan berlangsungnya korsleting.

Misalkan bila memakai water heater gas, tabung harus ditempatkan di luar kamar mandi.

Sementara alat water heater perlu ada pada dinding sisi atas kamar mandi untuk menghindari capaian supaya tidak terserang air cipratan.

Saat memakai water heater gas, kamar mandi juga baiknya harus mempunyai sirkulasi untuk menahan berlangsungnya temperatur yang terlampau panas.

Dan water heater elektrik harus memerhatikan status atau letak colokan listrik.

“Jika water heater listrik memiliki arti unitnya harus ditempatkan pada bagian atas, berikut dengan colokan listriknya,” sebut Fachry.

4. Buat grounding listrik

Bikinlah grounding listrik, yakni mekanisme lajur kabel yang dibikin tertentu dan terpasang pada instalasi listrik rumah ke arah titik tanah dan tidak menyambung langsung dengan kabel-kabel yang lain.

Peranan khusus dari penempatan grounding pada instalasi listrik ini penting untuk memberi pelindungan dan keamanan pada semua jaringan listrik.

Misalkan saat terjadi korsleting water heater, dengan grounding itu karena itu tegangan akan disalurkan ke tanah lewat kabel arde, dan tidak mengucur ke tubuh pemakai.

Peranan grounding sebagai penangkal petir, di mana grounding sanggup mengantarkan arus listrik yang memiliki besar langsung ke tanah atau bumi.

5. Perawatan teratur

Sebagus apa saja kualitas water heater, masih tetap memerlukan perawatan teratur untuk pastikan jika alat itu berperan dengan prima.

“Kami merekomendasikan, perawatan dan pengujian itu dilaksanakan satu tahun sekali. Pasti dilaksanakan oleh mekanik sah jauh lebih bagus dan terjaga,” tandas Fachry.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *