Cara Membuat Kartu Nikah Bagi yang Sudah Menikah

  • Azzar
  • Okt 31, 2022

Cara membuat kartu nikah bagi yang sudah menikah – Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan kartu nikah digital sebagai alternatif kartu nikah fisik semenjak Agustus 2021.

Meskipun begitu, kartu nikah digital bukan alternatif buku nikah. Adapun buku nikah, masih diedarkan berbentuk fisik.

Hal itu seperti dikatakan oleh Kepala Sub Direktorat Penghulu Kemenag, Anwar Fuadi.

“Saat ini kartu nikah berbentuk digital. Buku nikah masih manual (fisik),” tutur ia.

Kartu nikah ialah kartu identitas pernikahan berbasiskan tehnologi yang gampang dibawa ke mana saja seperti KTP.

Dan, buku nikah ialah document yang mengatakan pasangan suami istri sudah syah menikah secara agama dan negara.

Buku nikah sendiri berisi cuplikan dari akte nikah yang jadi bukti hukum ada perkawinan.

Arah kartu nikah digital

Ikuti perubahan alih bentuk digital, kartu nikah ikut berubah jadi kartu nikah digital tanpa wujud fisik.

Dikutip dari Instagram sah Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, Jumat (27/5/2022), penerbitan kartu nikah digital mempunyai beberapa arah.

Pertama, bisa ditaruh dalam handphone, hingga mempermudah pasangan suami istri (pasutri) saat melancong.

Dengan kartu ini, pasutri dapat secara mudah memperlihatkan bukti sebagai pasangan tanpa cemas diduga.

Ke-2 , kartu nikah online mempermudah check validasi pernikahan karena tidak bisa dipalsukan.

Adapun kartu nikah digital, tertera barcode yang berisi data suami dan istri, dimulai dari nama, tanggal ikrar nikah, nomor akte nikah, dan lokasi KUA.

Lalu, bagaimana cara membuat kartu nikah bagi yang sudah menikah?

Cara Membuat Kartu Nikah Bagi yang Sudah Menikah

Bagi pasutri yang mengadakan pernikahan saat sebelum Agustus 2021, bisa menukar kartu nikah fisik jadi digital supaya lebih ringkas.

Dalam pada itu, untuk pengantin setelah Agustus 2021, automatis akan memperoleh kartu nikah digital berbentuk soft file.

Berikut cara membuat kartu nikah bagi yang sudah menikah, bagus untuk pengantin lama atau pengantin baru.

Cara memperoleh kartu nikah digital untuk pengantin lama

Diambil dari situs indonesiabaik.id, berikut cara memperoleh kartu nikah digital untuk pengantin lama:

1. Tiba ke Kantor Masalah Agama (KUA) tempat menikah.
2. Data pernikahan akan dimasukkan pada Mekanisme Info Management Nikah (Simkah Situs) lewat scan barcode yang ada di kartu nikah fisik.
3. Kartu nikah digital selanjutnya dikirimkan berbentuk soft file lewat e-mail.

Cara memperoleh kartu nikah digital untuk pengantin baru

Masih dari sumber yang sama, berikut cara memperoleh kartu nikah digital untuk pengantin baru:

1. Calon pengantin isi formulir registrasi menikah lewat Simkah Situs atau di situs https://simkah.kemenag.go.id/.
2. Calon pengantin akan ditujukan untuk isi beberapa data selengkapnya, terhitung nomor telephone dan e-mail yang aktif.
3. Sesudah ikrar nikah usai, kartu nikah digital akan dikirimkan berbentuk soft file lewat e-mail.
4. Tetapi sebelumnya, pengantin harus lebih dulu isi survey kepuasan warga.

Ongkos kartu nikah digital

Pembikinan kartu nikah digital sebagai salah satunya sisi servis KUA, hingga tidak diambil ongkos apa saja atau cuma-cuma.

Hal itu tercantum pada Ketentuan Pemerintahan (PP) Nomor 59 Tahun 2018 mengenai tentang Tipe dan Biaya atas Tipe Akseptasi Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Agama.

Pasal 5 ayat (1) PP itu memperjelas, semua ongkos pernikahan di KUA gratis sepanjang ikuti ikuti beberapa persyaratan.

Persyaratan itu, diantaranya mengadakan acara ikrar nikah di kantor KUA sepanjang hari operasional kantor, yaitu Senin sampai Jumat pada pukul kerja.

Dalam pada itu, bila ikrar pernikahan dilaksanakan di luar kantor KUA, terhitung di dalam rumah, gedung, tempat beribadah, karena itu harus bayar sejumlah Rp 600.000.

Masalahnya pernikahan di luar kantor KUA masuk ke Penghasilan negara Bukan Pajak (PNBP).

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *